Rabu, 10 Oktober 2018

OSI LAYER : PENGERTIAN DAN KEGUNAAN LAYER OSI

Layer OSI adalah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh Badan International Organization of Standardization (ISO) di wilayah Eropa pada tahun 1977. OSI nama kependekan dari nama aslinya yaitu Open System Interconnection. Model OSI biasa disebut dengan model "Model Tujuh Lapis OSI" .


Sebelum adanya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk suatu standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Biasanya didalam suatu jaringan yang besar terdapat banyak sekali protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak dapat saling berkomunikasi. 


Model referensi OSI ini pertama kali ditujukan untuk sebagai basis mengembangkan protokol-protokol jaringan., yang pada kenyataannya inisiatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan tersebut disebabkan oleh berbagai macam faktor sebagai berikut :

  1. Dibandingkan dengan model referensi DARPA (model internet) yang dikembangkan oleh IETF, model OSI sangat berdekatan. Model dari DARPA adalah model basis TCP/IP yang populer digunakan.

  1. Model OSI digadang-gadang sangat kompleks. Beberapa fungsi dirasa kurang bagus, sementara fungsinya diulang-ulang pada beberapa lapisan.

  1. Pertumbuhan internet dan TCP/IP menjadikan model referensi OSI kurang dipakai dan kurang diminati oleh pemakai.

Pemerintah Amerika Serikat (USA) tengah berusaha untuk mengembangkan model referensi OSI dan mencoba untuk  mendukung model referensi OSI ini dengan solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Namun usaha ini tidak berhasil dan mulai diabaikan dan ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunkan model referensi Layer OSI jarang dijumpai diluar wilayah kawasan Eropa.


Layer OSI akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam suatu jaringa dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata , semacam TCP/IP, Decnet dan IBM System Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol mereka ke model referensi layer OSI. Model 7 Layer OSI juga sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan didalam sebuah protokol agar bisa berfungsi dan berinteraksi.



7 Lapisan Layer OSI beserta fungsinya adalah.....  
  1. Physical Layer - bagian OSI berupa Physical Layer berfungsi mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. 
  2.  Data-Link Layer - bagian Data Link Layer OSI befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hubbridgerepeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC). 
  3. Network Layer - bagian Model OSI ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
  4. Transport Layer - Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
  5.  Session Layer- Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
  6. Presentation Layer- Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP).
  7. Application Layer- Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Layer OSI sedang marak-maraknya dijadikan materi pelajaran sekolah dan marak dipelajari oleh khayalak umum. Sekian penjelasan tentang pengertian dan fungsi 7 model layer OSI, semoga bermanfaat.


Sumber : https://blogger-mania7.blogspot.com/2016/08/osi-layer-pengertian-dan-kegunaan-layer.html?m=1

Pengertian dan Fungsi Network Interface Card (NIC)


Pengertian dan Fungsi Network Card - Kartu Jaringan atau biasa kita sebut dengan Network Card merupakan alat untuk menyambungkan kabel dari modem ke komputer sebagai hubungan dari rangkaian jaringan internet. Pada keseempatan ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai perangkat keras ini.

Sebelum kepada pembahasan tentang Pengertian dan Fungsi Network Card, alangkah baiknya Anda membaca terlebih dahulu artikel sebelumnya yaitu Pengertian dan Fungsi Modem serta Definisi Perangkat Keras Komputer.



PENGERTIAN NETWORK CARD

NIC (Network interface Card) atau biasa disebut dengan kartu jaringan adalah perangkat keras dalam jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan komputer kita ke jaringan komputer. Lan Card berbentuk kartu ekspansi yang akan dipasang pada slot PCI di motherboard. Pada saat sekarang ini NIC (Network Interface Card ) merupakan kebutuhan yang mutlak untuk jaringan komputer. Akan tetapi seiring perkembangan zaman peranan NIC mulai tergeser dengan WIFI yang lebih praktis dan efisien.

NIC atau Network Interface Card umumnya menggunakan port RJ-45 untuk menghubungkan ke jaringan komputer. Setelah anda memasang NIC (Network Interface Card ), jangan lupa instal drivernya agar komponen dapat bekerja secara maksimal.

LAN Card mempunyai Mac Address yang yang berfungsi untuk identifikasi perangkat dalam jaringan, dan setiap LAN Card hanya mempunyai satu Mac address saja, sehinga biasanya jaringan akan mengidentifikasi mac address dari LAN Card yang terpasang pada komputer kita. LAN Card biasanya dipasang pada komputer model lama karena untuk komputer dengan motherboard jenis baru lan card sudah terpasang onboard pada motherboard. Di samping port RJ 45 pada LAN Card terdapat lampu indikator yang berfungsi sebagai penanda bahwa LAN Card telah bekerja, sehingga saat LAN Card dihubungkan dengan konektor RJ 45 maka lampu indikator akan menyala sebagai penanda bahwa LAN Card sudah bekerja.

FUNGSI NETWORK CARD

Berdasarkan pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa Network Card (Kartu Jaringan) berfungsi sebagai penghubung komputer kedalam jaringan dan juga LAN Card mempunyai Mac Address untuk mengindentifikasi perangkat dalam jaringan. Jadi setiap LAN Card/Network Card hanya mempunyai 1 Address.

Demikianlah sedikit artikel tentang Pengertian dan Fungsi Network Card, semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat bagi Anda. Terima kasih telah mengunjungi blog ini.

Sumber : https://solusikompi.blogspot.com/2014/09/pengertian-dan-fungsi-network-card.html?m=1

Pengertian Bridge Dan Fungsinya Secara Lengkap

Pembahasan tentang pengertian bridge dan fungsinya serta cara kerjanya, secara lengkap dapat kamu baca di artikel ini.
A. Penjelasan tentang bridge
Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet & Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.
Alat ini bekerja pada data Link layer model OSI (Open System Interconnection), Karena itu bridge bisa menyambungkan jaringan komputer yang memakai metode transmisi atau medium access control yang tidak sama atau berbeda. Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.
B. Berikut ini Fungsi Bridge
Adapun fungsi dari bridge diantaranya sebagai berikut di bawah ini:
  • Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
  • Bridge juga dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
  • Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi lainnya dari bridge.


C. Dan inilah prinsip atau cara kerja bridge
Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap titik atau node yang terdapat pada masing-masing segmen jaringan komputer, dan hanya dapat memperbolehkan lalulintas data yang memang dibutuhkan melintasi bridge. Saat menerima sebuah paket data, bridge akan menentukan segmen tujuan dan juga sumbernya. Kalau segmennya sama, paket data akan di tolak dan kalau segmennya tidak sama atau berbeda paket-paket data akan di teruskan ke segmen yang dituju. Dengan begitu bridge dapat mencegah pesan rusak supaya tidak menyebar keluar dari satu segmen. Baca juga penjelasan: Pengertian LAN card dan fungsinya pada komputer.
Bridge merupakan alat yang bekerja pada physical layer dan data link layer, sehingga dapat mempengaruhi untuk kerja jaringan LAN jika sering terjadi komunikasi yang berbeda di jaringan LAN yang tidak sama atau berbeda yang terhubung oleh bridge. Itulah prinsip atau cara kerja dari bridge.
Demikian artikel yang membahas tentang pengertian bridge, jika terdapat kekurangan atau kesalahan, lengkapi atau perbaiki saja sendiri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat banyak…

Sumber : http://www.pengertianku.net/2015/05/pengertian-bridge-dan-fungsinya-secara-lengkap.html

Pengertian Repeater dan Fungsinya










Pengertian Repeater – Berbicara mengenai repeater, maka tidak akan jauh dari pokok bahasan jaringan. Repeater merupakan salah satu alat yang berguna pada jaringan komputer. Jaringan komputer memang cukup rumit untuk dipahami oleh orang awam. Jangankan berbari perangkat yang ada pada jaringan, fungsi dan cara kerja dari jaringan saja, pada dasarnya cukup rumit untuk dipelajari. Meskipun cukup rumit, namun kali ini, Kami akan mencoba untuk membagikan sedikit informasi mengenai salah satu alat jaringan yang bernama repeater.
Apakah repeater itu? Banyak sekali orang yang bertanya-tanya mengenai repeater beserta dengan kegunaan dari repeater. Repeater pada dasarnya berasal dari bahasa Inggris ‘repeat’ yang berarti pengulangan. Jika diartikan dari suku kata, maka repeater dapat diartikan sebagai pengulang kembali, ataupun jika disempurnakan dalam sebuah bahasa, maka repeater merupakan alat yang berguna untuk mengulang dan meneruskan kembali signal ke daerah sekitar perangkat ini.
Jika dikaji secara bahasa teknis, maka pengertian repeateradalah alat yang berguna untuk menguatkan signal. Dengan alat ini, signal yang lemah dapat ditingkatkan daya jangkaunya sehingga dapat digunakan untuk cakupan wilayah yang lebih luas.
Fungsi Repeater
  1. Memperluas daya jangkau signal server
Fungsi yang pertama dari alat ini adalah untuk memperluas daya jangkau singnal. Jika signal lemah, maka daya jangkaunya akan lebih sempit, sedangkan ketika signal kuat maka daya jangkaunya akan lebih luas.
  1. Mengcover berbagai wilayah minim signal dari server
Dengan menggunakan repeater, maka daerah yang minim signal dapat dapat lebih mudah untuk mendapatkan signal. Hal ini dikarenakan, signal yang lemah dibuat menjadi lebih kuat oleh alat ini.
  1. Memudahkan akses signal WiFi
Dengan signal yang lebih kuat tentunya para pengguna perangkat yang membutuhkan signal dapat lebih mudah mengakses signal tersebut. Salah satu penerapan dari alat ini adalah pada signal WiFi.
  1. Meneruskan dan memaksimalkan signal
Fungsi yang keempat adalah meneruskan dan memaksimalkan signal. Dalam fungsi ini, repeater bekerja dengan cara menangkap, mengelola, memperbesar, dan meneruskan signal ke berbagai perangkat jaringan yang ada di sekitar alat ini.
  1. Memudahkan proses pengiriman dan penerimaan data
Dengan signal yang lebih kuat proses pengiriman dan penerimaan data antar sesama pengguna perangkat jaringan ataupun yang melalui jaringan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Hal ini dapat diibaratkan seperti halnya ketika mobil melaju di jalan tol (ketika menggunakan repeater).
  1. Meminimalisir penggunaan kabel jaringan
Sistem kerja dari repeater adalah melalui signal wireless. Dengan menggunakan alat ini, maka penggunaan kabel yang ribet dan semrawut dapat dihindari.
Demikianlah tulisan mengenai pengertian repeater dan fungsi repeater yang dapat kami bagikan untuk Anda. Semoga dengan membaca tulisan yang singkat ini, Anda dapat lebih memahami mengenai repeater beserta dengan fungsi-fungsinya.

Sumber : https://pengertiandefinisi.com/pengertian-repeater-dan-fungsinya/

Senin, 24 September 2018

Pengertian Jaringan PAN

Pengertian Jaringan PAN (Personal Area Network) - Personal area network (PAN) adalah jaringan komunikasi satu perangkat lain dengan perangkat lain pada jarak yang sangat dekat, hanya dalam beberapa meter saja.

Sistem keamanan rumah berbasis komunikasi data, serta perangkat komunikasi publik seperti internet.

Kontrol pada PAN dilakukan dengan otoritas pribadi, dan untuk teknologi yang digunakan meliputi Wireless Application Protocol (WAP) dan Bluetooth.


                                                    Pengertian Jaringan PAN (Personal Area Network)


PAN ini terhubung melalui bus yang ada di komputer, seperti USB dan Firewire. PAN atau Personal Area adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antar perangkat komputer. Rentang PAN biasanya hanya beberapa meter.

PAN bisa digunakan untuk komunikasi antar perangkat pribadi itu sendiri (communicationintrapersonal).

Penggunaan Jaringan Area Pribadi
1) Menghubungkan perangkat komputer
2) Sebagai media komunikasi antar perangkat itu sendiri (personal communication)

Contoh Penggunaan Jaringan PAN
Hubungkan HP dengan menggunakan Laptop
Bluetooth. Hubungkan mouse dengan menggunakan Laptop
Bluetooth. Menghubungkan Printer dengan Laptop menggunakan Bluetooth

Selain itu, Personal Area Network (PAN) adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antar perangkat komputer (termasuk telepon dan personal digital assistant) yang dekat dengan satu orang. Perangkat mungkin atau mungkin bukan milik orang itu. Rentang PAN biasanya beberapa meter.

PAN dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri (komunikasi intrapersonal), atau untuk terhubung ke tingkat yang lebih tinggi dan jaringan internet (uplink).

Area pribadi jaringan kabel mungkin dengan bus komputer seperti USB dan FireWire. Jaringan area pribadi nirkabel (WPAN) juga dimungkinkan dengan teknologi jaringan seperti IrDA, Bluetooth, UWB, Z-Wave dan ZigBee.

Teknologi Jaringan PAN
Bluetooth PAN juga disebut piconet, dan terdiri dari 8 perangkat aktif dalam hubungan master-slave (sejumlah besar perangkat yang dapat dihubungkan ke mode "parkir").

Perangkat Bluetooth pertama di piconet adalah master, dan semua perangkat berkomunikasi dengan master slave. Piconet biasanya memiliki jarak 10 meter, meski berkisar hingga 100 meter bisa dijangkau dalam keadaan ideal.

Inovasi baru di antena Bluetooth diizinkan agar perangkat ini menjangkau lebih jauh jangkauan yang semula dirancang. Dalam DEF CON 12, sekelompok hacker yang dikenal sebagai "Flexilis" berhasil menghubungkan dua perangkat Bluetooth lebih dari setengah mil (800 m) darinya.

Mereka menggunakan antena dengan ruang lingkup dan antena Yagi, semuanya menempel pada senapan. Kabel antena terpasang ke kartu Bluetooth di komputer. Mereka kemudian disebut antena "The BlueSniper".

Skinplex, teknologi PAN lainnya, mentransmisikan melalui kapasitif di dekat bidang kulit manusia. Skinplex bisa mendeteksi dan berkomunikasi hingga satu meter dari tubuh manusia. Sudah digunakan untuk kontrol akses untuk mengunci pintu dan membuat jamir mobil terlindungi di atap mobil.

PAN nirkabel
WPAN (jaringan area pribadi nirkabel) adalah jaringan area pribadi untuk jaringan yang berpusat di sekitar perangkat interkoneksi individu dari tempat kerja dimana koneksi nirkabel.

Umumnya, jaringan nirkabel area pribadi menggunakan beberapa teknologi yang memungkinkan komunikasi dalam jarak sekitar 10 meter dengan kata lain, yang sangat close-up. Salah satu teknologi Bluetooth, yang digunakan sebagai dasar standar baru, IEEE 802.15.

WPAN dapat melayani semua interkoneksi ke komputer dan berkomunikasi secara teratur pada perangkat yang memiliki banyak orang di mejanya atau membawanya hari ini atau dapat melayani tujuan yang lebih spesifik seperti mengizinkan ahli bedah dan anggota tim lainnya berkomunikasi selama operasi berlangsung.

Konsep kunci dalam teknologi WPAN dikenal sebagai "plugging dalam". Dalam skenario ideal, jika dua WPAN dilengkapi dengan perangkat lebih dekat (beberapa meter satu sama lain) atau dalam beberapa kilometer dari server pusat, mereka dapat berkomunikasi seolah terhubung dengan kabel.

Fitur penting lainnya adalah kemampuan masing-masing untuk mengunci perangkat dari perangkat selektif lainnya, yang perlu mencegah intrusi yang tidak sah atau akses terhadap informasi.

Teknologi untuk WPAN dalam masa pertumbuhan pesat dan proses pembangunan. Tujuannya adalah untuk memudahkan kelancaran pengoperasian perangkat atau sistem rumah atau bisnis.

Setiap perangkat di WPAN akan dapat terhubung ke perangkat lain di WPAN, asalkan keduanya berbeda secara fisik satu sama lain. Selain itu, seluruh dunia akan menjadi WPANs interkoneksi.

Jadi, misalnya, sebuah situs di sebuah arkeologi di Yunani mungkin menggunakan PDA akses langsung ke database di University of Minnesota di Minneapolis, dan untuk mengirimkan temuan ke database.

Kesimpulan
Pengertian jaringan PAN adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antar komputer

Pengertian Jaringan MAN

Pengertian Jaringan MAN Beserta Kelebihan dan Kekurangannya


  Pernahkah anda mendengar kata LAN, MAN, WAN, Wireless dan Internet? Mungkin dari sebagian di antara anda tidak terlalu asing dengan kata-kata tersebut. LAN, MAN, WAN, Wireless dan Internet merupakan bentuk dari jaringan komputer. Apa yang dimaksud dengan jaringan komputer? Jaringan komputer merupakan kumpulan dari sejumlah terminal komunikasi yang mana di dalamnya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling terhubungkan. Tujuan dari adanya jaringan komputer ini adalah agar segala informasi atau data yang dibawa transmitter bisa sampai kepada receiver secara tepat dan akurat.
  Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jaringan komputer umumnya terdiri dari 5 jenis yaitu LAN, MAN, WAN, wireless, dan internet. Sebenarnya konsep dari setiap jenis jaringan komputer ini adalah sama untuk bisa menghubungkan ke berbagai perangkat jaringan yang digunakan untuk berkomunikasi maupun berbagi sumber daya.

                                                            1.1 Skema Jaringan MAN

  Yang membedakan dari kelima jenis jaringan komputer ini hanya lah cakupan wilayah, area jaringan, serta teknologi yang digunakan oleh jaringan komputer tersebut meliputi penggunaan kabel, IP Adressing, serta sistem keamanannya. Kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai jaringan MAN (Metropolitan Area Network). Sesuai dengan namanya jaringan komputer ini memang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer yang ada di sebuah kota ke kota lainnya. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai pengertian jaringan MAN beserta kekurangan dan kelebihannya.

Pengertian Jaringan MAN


  Jaringan MAN (Metropolitan Area Network) adalah jenis jaringan komputer yang jangkauannya lebih luas serta lebih canggih dibandingkan dengan jaringan komputer LAN. Disebut dengan Metropolitan Are Network dikarenakan jenis jaringan komputer ini digunakan untuk dapat menghubungkan jaringan komputer yang ada dari satu kota ke kota lainnya.
  Untuk bisa membuat sebuah jaringan MAN, biasanya akan dibutuhkan operator telekomunikasi yang mana dapat menghubungkan antara jaringan komputer dengan jaringan komputer lainnya. Misalnya saja, jaringan Depdiknas antar wilayah atau kota bahkan pula jaringan mall-mall agar dapat saling berhubungan dengan antar kota yang ada. Jaringan ini mencakup suatu kota yang dibekali dengan kecepatan transfer data yang cukup tinggi. Dapat dikatakan jika jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN.
  Jangkauan untuk jaringan MAN sendiri berkisar hingga 10-50 km. Jaringan MAN hanya mempunyai satu atau dua kabel namun tidak dilengkapi dengan elemen switching yang dapat berfungsi untuk membuat rancangan menjadi lebih simpel. Kabel tersebut juga berfungsi untuk mengatur paket daya dengan melalui kabel output. Namun ada alasan utama mengapa MAN dipisahkan sebagai kategori khusus. Hal ini dikarenakan sudah ditentukannya standar untuk jaringan MAN. Bahkan standar tersebut kini sedang diimplementasikan. Standar yang dimaksud adalah DQDB (Distributed Queue Dual Bus) atau yang dikenal 802.6 sesuai dengan standart IEEE. DQDB terdiri dari 2 buah kabel yaitu unidirectional yang mana semua komputer terhubungkan.

                                                                                   1.2 Skema paling Sederhana Jaringan MAN

  Sebenarnya terdapat 2 jenis koneksi yang biasanya digunakan, pertama yaitu koneksi yang menggunakan cara wireless dan yang kedua adalah koneksi yang menggunakan kabel fiber optic. Misalnya saja jaringan yang terdapat pada Bank. Setiap bank tentu saja memiliki kantor pusat dan kantor cabang. Dari setiap kantor, baik itu kantor pusat ataupun cabang tentunya memiliki jaringan LAN, yang mana penggabungan dari jaringan LAN yang ada di setiap kantor-kantor akan membentuk jaringan MAN. Jaringan MAN ini biasanya dapat menunjang data baik itu teks ataupun suara. Bahkan dapat pula berhubungan dengan gelombang radio ataupun jaringan televisi kabel.
  Wireless MAN biasanya dapat bermain pada beberapa frekuensi, antara lain adalah 900 MHz, 1.5 GHz,2 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz, serta 5.8 Ghz. Dan frekuensi yang saat ini diijinkan oleh Pemerintah Indonesia untuk digunakan masyarakat umum adalah pada frekuensi 2.4 GHz.

Fungsi Jaringan MAN

  Fungsi dari jaringan MAN sendiri adalah untuk membangun serta mengimplementasi sistem jaringan yang mengkombinasikan antara server dengan tujuan untuk bisa memenuhi segala kebutuhan internal perusahaan dan pemerintahan yang di dalam mengkomunikasikan sebuah jaringan yang digunakan sehingga dapat melakukan berbagai kegiatan semisal chat, messenger, dan lainnya dengan menggunakan bandwidth lokal.

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan MAN

  Berikut ini beberapa kelebihan dari jaringan MAN yang perlu anda ketahui:
  • Server yang berada di kantor pusat dapat berfungsi sebagai pusat data dari semua kantor cabang yang ada.
  • Transaksi yang dilakukan real-time (data yang ada di server pusat akan di update saat itu juga)
  • Cakupan wilayah dari jaringannya lebih luas dibandingkan dengan sistem jaringan komputer lainnya, sehingga berkomunikasi dapat menjadi lebih efisien dan tentu saja mempermudah bisnis yang dilakukan.
  • Komunikasi yang dilakukan antara satu kantor dengan lainnya dapat menggunakan chatting, email dan lainnya.
  • Adanya Video Conference (ViCon)
  • Keamanan dari jaringan komputer MAN lebih baik dibandingkan lainnya.
  Tak hanya memiliki kelebihan, tentu saja setiap jaringan komputer terdapat kekurangan di dalamnya. Berikut ini beberapa kekurangan yang dimiliki jaringan MAN:
  • Biaya operasional dari jaringan MAN lebih mahal dibandingkan jaringan lainnya.
  • Instalasi dari infrastruktur jaringan tidak mudah.
  • Jika terjadi trouble pada jaringan semisal network trouble shoot akan rumit untuk mengatasinya. Sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperbaikinya.
  • Dapat menjadi target dari para cracker yang mana digunakan untuk keuntungan pribadi.
  Dapat disimpulkan jika jaringan MAN merupakan jaringan komputer yang mengcover sebuah lingkup wilayah kota serta merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN. Jaringan MAN ini dapat mudah ditemukan pada sekolah, kantor, pabrik, dan lainnya. Nah itu tadi penjelasan rinci terkait pengertian jaringan MAN beserta kelebihan dan kekurangannya.
reff:https://www.nesabamedia.com/pengertian-jaringan-man/

Jumat, 21 September 2018

Jaringan WAN

Pengertian Wide Area Network (WAN)





  Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.
Pada sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari suau komputer ke komputer lainnya, sedangkan elemen switching disini adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.
Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.
Kelebihan WAN
Berbagi informasi/file melalui area yang lebih besar.
Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.
Kekurangan WAN
Biaya operasional mahal.
Dalam hal settingan/pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.

Reff : https://mahrusalii.wordpress.com/materi/diagnosis-permasalahan-perangkat-wan/pengertian-wide-area-network-wan/